Select Page

Mengikuti program umroh dari Travel Umroh Surabaya dapat memberikan banyak pahala. Namun ternyata masih banyak jamaah yang tidak sadar melakukan hal yang berada di luar ketentuan seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah. Jangan sampai umroh Anda sia-sia hanya karena kurang memahami pengertian umroh dengan baik dan melakukan kesalahan dalam ibadah tersebut. Berikut ini adalah beberapa kesalahan yang masih sering belum disadari dalam ibadah umroh.

Berdoa di Seputar Ka’Bah Menjamin Doa Akan Langsung Terkabul

Ini adalah hal yang tidak benar karena belum ada bukti syariat. Walaupun Anda menemukan ada hadist yang menjelaskan hal ini, hadist tersebut tergolong dhaif atau lemah. Menurut ulama bernama Syaikh Saad Al Humaid, pendapat yang menjelaskan hal ini tidak benar karena dalam ibadah harus menurut bukti-bukti shahih serta ambigu. Selain itu Allah tahu yang terbaik untuk umatNya.

Mencium Batu Hajar Aswad & Berhenti di Tengah Thawaf

Mencium batu Hajar Aswad merupakan momen sunnah yang indah dan merupakan kehormatan bagi mereka yang dapat melakukannya dalam travel umroh Surabaya. Karena saking banyaknya orang yang hendak menciumnya, tidak sedikit jamaah yang tidak dapat menyentuh dan menjangkaunya. Padahal, mencium Hajar Aswad dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi para jamaah. Para jamaah lain terpaksa harus berhenti tiba-tiba di tengah lingkaran para jamaah yang terus bergerak. Selain dapat menyebabkan tabrakan, hal ini dapat menyebabkan jamaah terdesak dan jatuh serta terinjak-injak oleh jutaan jamaah lainnya. 

Perlu diketahui bahwa Rasulullah SAW tidak menganjurkan hal ini jika terjadi kerumunan jamaah atau kondisi jamaah yang jumlahnya membludak. Jamaah cukup melambaikan tangan dari luar kerumunan sambil mengatakan ‘Allahu Akbar’ sudah cukup.

Berdoa Serempak Dengan Suara Keras

Dalam kelompok tertentu, mungkin saja mereka membaca doa bersama-sama dengan suara lantang. Hal ini sebenarnya dapat menyebabkan jamaah lain menjadi tidak khusyuk. Anda dapat membaca doa dalam hati atau dengan suara pelan agar lebih fokus dengan doa yang dibaca baik doa dengan bahasa Arab maupun bahasa lain yang dipahami. Anda lebih baik membaca doa yang dipahami maknanya daripada doa yang tidak dipahami. Jangan sampai Anda melakukan kesalahan dalam mengucap doa hanya karena mengikuti orang lain yang menggunakan suara lantang.

Membaca Doa Tertentu Setiap Putaran Thawaf

Beberapa orang membacakan doa-doa tertentu pada setiap putaran thawaf. Doa yang diucapkan di putaran pertama, kedua, dan seterusnya tidak sama dan bahkan membuat buku panduan yang wajib dihafalkan oleh jamaah. Hal ini sebenarnya tidak ada dalam syariat. Selain itu Nabi Muhammad SAW juga tidak mencontohkan umatnya membaca doa-doa tertentu pada setiap putaran thawaf.

Baca Juga :

Anda boleh membacakan doa apapun yang sudah diketahui dan hafal. Doa yang dibaca oleh nabi selama thawaf adalah saat beliau sudah sampai di lintasan akhir antara batu Hajar Aswad dan Rukun Yamani.

Menyentuh Masjidil Haram, Masjid Nabawi, atau Ka’Bah Untuk Mendapat Berkah

Banyak orang menyentuh makam Nabi Ibrahim dan Ka’Bah kaarena beranggapan akan mendapat berkah karenanya. Sebenarnya hal ini tidak benar dan bisa dianggap musrik. Ingat bahwa berkah hanya diberikan sendiri oleh Allah SWT dan syafaat dari Nabi Muhammad SAW melalui amal ibadah yang dicontohkan, bukan melalui mencium atau menyentuh bagian-bagian Ka’Bah serta masjid – masjid seperti Masjid Nabawi dan Masjidil Haram.

Sholat Di Masjid Nabawi Madinah 40 Rakaat

Tidak ada kewajiban yang menjelaskan bahwa jamaah harus melaksanakan sholat 40 rakaat di masjid tersebut. Jika Anda dapat melakukannya sebenarnya tidak apa-apa. Pasalnya semakin banyak ibadah yang dilakukan, Insya Allah dapat memberikan pahala yang lebih banyak jika menjalankannya dengan ikhlas karena Allah dan sesuai syariat.

Jika ada hadist yang menyebutkan bahwa melaksanakan sholat di Masjid Nabawi sebanyak 40 rakaat akan terbebas dari siksaan, bebas dari api neraka, dan bebas dari kemunafikan, hadist tersebut lemah atau dhaif. Tidak ada batasan berapa lama jamaah dapat berada di masjid tersebut. Tetapi jika Anda hanya dapat mengunjungi Masjid Nabawi dalam waktu yang singkat, sholat dengan jumlah rakaat yang mampu juga tidak apa-apa.

Demikian beberapa kesalahan yang sering dilakukan oleh jamaah umroh maupun haji. Pastikan Anda menghindari kesalahan tersebut saat mengikuti travel umroh Surabaya.

 

Haji dan Umroh Travel :